Senin, 08 Februari 2016

Ketika Laut Menjadi Tempat Sampah



Tahukah kamu Indonesia memiliki laut yang luas? Namun sangat disayangkan sekali, laut yang harusnya menjadi tempat indah yang layak untuk kita pandangi berubah sirna menjadi tidak layak serta merugikan mahluk di dalamnya. Padahal jika dikelola dengan baik bukan tidak mungkin laut menjadi anugerah dari yang maha kuasa untuk kita.

Sungguh disayangkan memang. Namun inilah kenyataanya, jika Anda lihat sekarang ini banyak sekali sampah-sampah yang ada di pinggir jalan hingga di kali. Sampah-sampah tersebut terdiri dari kantong plastik, botol plastik, kemasan makandari styrofoam, kertas nasi, dll. Sangat disayangkan kebanyakan dari sampah tersebut sangat sulit untuk bersatu dengan lingkungan. Oleh sebab itu sampah-sampah seperti plastik ataupun styrofoam dikenal dengan sampah yang tidak ramah lingkungan.

Ada baiknya kita menghindari penggunaan barang-barang dari plastik. Selain ada beberapa plastik yang berbahaya untuk kesehatan tubuh kita, ada juga sampah yang berbahaya untuk lingkungan. So penggunaan barang yang menyebabkan sampah tersebut harus dibatasi atau minimal memmbuangnya ke tempat yang benar setelah digunakan.

Pada dasarnya, sampah yang dibuang sembarangan akan berakhir di kali yang kemudian akan hanyut terbawa aliran air menuju laut. Jika sudah sampai begini mahluk hidup yang ada di laut akan teracuni atau bisa jadi berakibat fatal untuk manusia itu sendiri. Plastik yang terbawa di laut, pada waktu kelamaan akan terurai menjadi butiran-butiran plastik kecil yang kemudian akan termakan oleh mahluk laut. Jika sudah begini, kita pun yang kesehariannya terkadang mengkonsumsi makanan dari laut bisa jadi ikut memakan daging mahluk laut seperti ikan yang telah mengkonsumsi butiran plastik tersebut, bisa dibayangkan akan menjadi apa tubuh kita nanti yang memakan plastik-plastik tersebut?

So, mulai sekarang batasi lah penggunaan produk yang dapat mengakibatkan sampah, atau mulailah membuang sampah pada tempatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar